Rabu, 24 Oktober 2012

PROGRAM KERJA BACA TULIS QUR’AN ( BTQ ) METODE FUN TAMYIZ



PROGRAM KERJA
BACA TULIS QUR’AN ( BTQ )
METODE FUN TAMYIZ






SMP NEGERI 1 KEDOKANBUNDER
Tahun Pelajaran 2012 / 2013

KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan bimbingan-Nya sehingga Program Kerja Baca Tulis Qur’an ( BTQ ) dengan metode Fun Tamyiz di Sekolah Mengah Pertama Negeri 1 Kedokanbunder ini dapat terwujud. Kami menyadari sepenuhnya bahwa tanpa taufik, hidayah, serta bimbingan-Nya tugas mulia ini tidak dapat terselesaikan dengan baik.
           
Program Kerja BTQ bagi siswa SMP ini disusun dengan tujuan agar dapat dijadikan pedoman bagi para Pembina Keagamaan dalam mengembangkan Program Tahunan maupun semesteran di sekolahnya masing-masing. Oleh karean itu, Program Kerja ini disajikan dengan bahasa yang sederhana dan banyak diberikan contoh agar mudah dipahami oleh para pembimbing.
           
Oleh karena itu, dengan mempelajri Program Kerja ini diharapkan guru Pembimbing PAI dapat mengembangkannya dengan berbagai variasi yang dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi di sekolah masing-masing.

Pada kesempatan ini penyusun ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi besar demi terwujudnya Program Kerja ini. Semoga Program Kerja ini bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan nasional di Indonesia.

Mengetahui
Kepala Sekolah,


H.MOHAMAD HATTA, M.Pd
NIP. 19680315 199003 1 005
Kedokanbunder, Oktober 2012
Penyusun,


H.MUSLIKHIN, S.Ag
NIP. 19670807 200701 1 017



DAFTAR ISI


Kata Pengantar.......................................................................................................... i
Daftar Isi...................................................................................................................... ii
BAB  I  : PENDAHULUAN........................................................................................ 1
               a. Pengertian dan Latar Belakang........................................................... 1
               b. Landasan / dasar Hukum..................................................................... 1
               c. Tujuan...................................................................................................... 1
               d. Sistematika.............................................................................................. 2
BAB II  : ORGANIGRAM........................................................................................... 3
BAB III : DESKRIPSI PROGRAM KEGIATAN...................................................... 4
BAB IV : PENUTUP................................................................................................... 6
               a. Kesimpulan............................................................................................. 6
               b. Saran –saran.......................................................................................... 6



BAB  I
PENDAHULUAN
·         Pengertian dan Latar Belakang
a.    Pengertian
TAMYIZ adalah buku lembar kerja (worksheet) tentang formulasi teori dasar kuantum nahwu-shorof yang masuk dalam katagori Arabic for Special Purpose (ASP) dengan target sangat sederhana yaitu pintar tarjamah Qur’an. METODE TAMYIZ sudah launching di panggung utama PESTA BUKU JAKARTA, Istora Senayan Jakarta  pada tanggal 4 juli 2009.
Sebagai sebuah hasil riset panjang dan akan disebarluaskan untuk masyarakat, baik untuk muslim di Indonesia maupun muslim di seluruh dunia, maka TAMYIZ telah tercatat sebagai produk intelektual dengan HAK CIPTA No. 016445 Tanggal 05 Mei 2010.
b.    Latar Belakang
Yang melatar belakangi Program Kerja ini adalah :
Doktor Akhsin menjelaskan:“Kendala yang dihadapi santri selama ini adalah sulitnya memformulasikan teori nahwu- shorof dengan cara pembelajaran yang mudah, karena nahwu-shorof terlanjur dipersepsikan sebagai pelajaran yang sulit.Kendala tersebut adalah :

- harus belajar membaca kitab nahwu dan shorof,
- harus belajar menterjemahkan kitab tersebut,
- harus belajar memahami teori kitab tersebut,
- harus belajar mengaplikasikan teori kitab tersebut pada kitab kuning lain.
bahkan,
- pada kitab tertentu harus menghapal matan dan nadzom
Dengan metode Tamyiz, kendala itu bisa teratasi. Pasalnya, Tamyiz memberikan kunci-kunci yang strategis untuk kedua teori tersebut, dan santri bisa langsung membaca, menguraikan struktur kata sekaligus menterjemahkan Qur'an dan kitab kuning. Yang menarik perhatian saya adalah ternyata metode Tamyiz ini dapat menghasilkan santri sejak usia SD / MI pintar tarjamah qur’an dan Kitab Kuning, dan menurut hemat saya ini adalah yang pertama di Indonesia. Karenanya saya berharap metode Tamyiz ini segera disosialisasikan khususnya di kalangan pesantren, juga di sekolah SD / MI, SMP / MTs, SMU / MA dan Perguruan Tinggi. Saya yakin dengan metode ini, masyarakat kita sebagai muslim yang terbesar di dunia, dapat dengan mudah memahami tarjamah Qur’an dan Kitab Kuning”. Papar Doktor Akhsin
METODOLOGI BELAJAR

Berbeda dengan metode  bahasa arab lain yang targetnya adalah mempelajari segala hal tentang bahasa arab,  TAMYIZ hanya memformulasikan teori dasar kuantum nahwu-shorof sesuai keperluan Arabic for Special Purpose (ASP) dengan target sangat sederhana yaitu pintar membaca, mentarjamah dan menulis (imla) Qur’an dan Kitab Kuning saja.


Cara mengajarkan TAMYIZ  menganut prinsip  :

1. Cara (mengajar) lebih penting dari materi (yang diajarkan)
الطريقة أهم من المادة
2. Mengajar dengan hati, (mengajar bisa dengan mulut bisa dengan hati, dan Allah menurunkan Qur’an ke hati manusia)

Cara belajar  TAMYIZ  mempunyai ciri khusus :

(1) LADUNI (ilate kudu muni-bersuara LANTANG); santri harus mengeraskan suaranya (sebagai salah satu cara untuk mengoptimalkan penggunaan potensi otak kiri, otak kanan dan otak bawah sadar (shudur) secara seimbang, sehingga hasil belajar akan lebih optimal).
(2). SENTOT (santri TOT); model belajar santri adalah model ustadz yang sedang mengajar / menjelaskan kepada santri : insya Allah, santri otomatis bisa mengajarkan TAMYIZ kepada orang lain (konsep START FROM THE END).

Cara evaluasi belajar mengajar :

MUDAH; proses pembelajarannya harus dirasakan mudah oleh santri, kalau ada santri yang kesulitan maka ada cara mengajar yang kurang efektif

KEUNGGULAN METODE TAMYIZ

Mampu melahirkan anak-anak usia SD (umur 7-12 thn) bisa tarjamah Qur’an dan Kitab Kuning. Pengajarannya mudah, riang gembira, menggunakan titian ingatan berupa lagu-lagu yang populer sehingga tidak terasa belajar. Yang sudah belajar akan mampu mengajarkannya kepada yang lain.
Di pesantren BAYT TAMYIZ Indramayu, anak SD/MI & pemula, telah teruji dalam kurun waktu SEHARI (1 x 24 jam belajar) Pintar Tarjamah Qur’an (TAMYIZ 1), dan dalam 100 jam belajar Pintar Kitab Kuning (TAMYIZ 2) dengan benar sesuai kaidah bahasa arab sebagaimana santri yang belajar kitab kuning sekian tahun di pesantren.
PENERAPAN TAMYIZ

Penerapan Metode TAMYIZ   dapat dilakukan dengan beberapa cara :

(1). TAMYIZ Intensive;  TAMYIZ diajarkan kepada santri secara intensif –sehari 3 – 4  jam-  dalam sistem pesantren yang mukim, sehingga santri sudah bisa Kitab Kuning dalam waktu kurang lebih 100 jam pelajaran.

(2). TAMYIZ Inside; TAMYIZ disisipkan pada kurikulum sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, Pesantren dan Perguruan Tinggi



c.   Landasan / Dasar Hukum

·           Belajar QUR’AN itu MUDAH
Allah menjamin Qur’an itu mudah! sebagaimana disebutkan dalam surah al Qomar 17, 22, 32, 40.
(
ولقد يسرنا القرآن للذكر فهل من مدكر )
dan sungguh-sungguh telah kami mudahkan alquran sebagai peringatan bagimu, maka adakah yang MAU mengambil pelajaran.
·           Di dalam surah ar Rahmaan ayat 1-2, Allah berjanji akan mengajarkan sendiri Qur’an kepada yang mau mempelajarinya.
(
الرحمن علم القرآن ) Yang Maha Rahmaan, Dialah yang mengajarkan Al Quran.
·           Bahasa arab memiliki lebih dari 30.000 mufrodat, Qur’an memiliki 2.619 mufrodat yang musytaq (memiliki mujarrod) dan beberapa yang jamid.

·         Tujuan
v  Sedari kecil pintar tarjamah Qur’an dan Kitab Kuning Digital
v  Menjadi media belajar (literatur) yang mudah bagi keluarga muslim untuk memahami dan pintar tarjamah Qur’an. Membangun generasi Qur’ani dimulai dari pintar tarjamah Qur’an sedari kecil Semua muslim di Indonesia dan dunia, mampu memahami Qur’an, menuliskan dan mengajarkannya
v  Terbentuknya peserta didik yang memiliki akhlak yang mulia ( budi pekerti yang luhur ).



·         Sistematika
BAB I      : Pendahuluan
a.    Pengertian dan Latar Belakang
b.    Landasan / dasar Hukum
c.    Tujuan
d.    Sistematika
      BAB II    : Organigram
BAB III   : Deskripsi Program Kerja
BAB IV   : Penutup






BAB II
ORGANIGRAM BTQ SMPN 1 KEDOKANBUNDER




 




BAB III

DESKRIPSI PROGRAM

Program Kerja Baca Tulis Qur’an metode Fun Tamyiz SMPN 1 Kedokanbunder Tahun pelajaran 2012 / 2013 bersifat berkelanjutan dan mengambil skala prioritas. Adapun Program Kerja untuk tahun ini adalah sebagai berikut :
PENERAPAN TAMYIZ
Penerapan Metode TAMYIZ   dapat dilakukan dengan beberapa cara :
1. TAMYIZ Intensive;  TAMYIZ diajarkan kepada santri secara intensif –sehari 3 – 4  jam-  dalam sistem pesantren yang mukim, sehingga santri sudah bisa Kitab Kuning dalam waktu kurang lebih 100 jam pelajaran.
2. TAMYIZ Inside; TAMYIZ disisipkan pada kurikulum sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, Pesantren dan Perguruan Tinggi
Adapun untuk SMPN 1 Kedokanbunder, menggunakan metode TAMYIZ INSIDE, artinya disisipkan pada kurikulum dengan waktu sepulang sekolah selama 30 menit.
Siswa kami sebanyak kurang lebih 1000 siswa dibagi dalam 2 kelompok, yaitu :
1.      Kelompok yang belum bisa baca, tulis Al Qur’an
2.      Kelompok yang sudah bisa BTQ
Guru pengajar BTQ Fun Tamyiz adalah :
1.      H. Muslikhin, S.Ag
2.      Asrorudin, M.Pd.I
3.      Sandika, S.Pd.I
Sedangkan guru pengajar Baca, Tulis, Qur’an adalah :
1.      Yusuf Abdullah, S.Pd.I
2.      Anshori, S.Pd.I
3.      Juju Munawwaroh, S.Pd
JADWAL KEGIATAN FUN TAMYIZ

NO
JENIS KEGIATAN
PELAKSANAAN
Pengajar
1





2



Tamyiz

Kls. VII
Kls. VIII
Kls.IX

BTQ
Kls. VII
Kls.VIII
Kls. IX




Selasa
Rabu
Kamis


Selasa
Rabu
Kamis



H.MUSLIKHIN, S.Ag
ASRORUDIN, M.Pd.I
SANDIKA, S.Pd.I


YUSUF ABDULLAH, S.Pd.I
ANSHORI, S.Pd.I
JUJU MUNAWWAROH, S.Pd




BIAYA
Segala biaya akibat kegiatan ini dibebankan pada:
  1. Kenclengan tiap hari Jum’at per siswa rp 500,-
  2. Dari Sekolah
  3. Menunggu dari Pemda Kab. Indramayu















BAB IV
PENUTUP

A.   Kesimpulan
Dari uraian yang telah dipaparkan tiap bab, maka kami dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :
-       Program ini sangat penting, karena sebagai bahan acuan dalam mendidik siswa khususnya bidang keagamaan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
-       Membuat siswa dapat meneladani akhlaqul Karimah yang berbudi pekerti luhur yang telah dicontohkan oleh Rosulullah Muhammad SAW

B.   Saran – saran
-       Kami mohon kepada semua rekan-rekan guru agar membantu pelaksanaan program ini, karena pendidikan agama bukanlah tugas guru agama semata, melainkan tugas kita bersama yang merasa beragama Islam.
-       Tanpa rekan-rekan apalah artinya seorang guru agama, tidak berdya apa-apa menghadapi seribu siswa lebih yang mesti mendapatkan pendidikan khususnya penggemblengan akhlak.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar